Saturday, 23 March 2013

Teori A-B-X (A-B-X Theory)


Teori A-B-X banyak dikaitkan dengan kebutuhan komunikasi terhadao kelompok kecil. Sistem A - B - X dari Newcomb memperluas teori hubungan komunikasi yang  melibatkan beberapa unsur yaitu: A dan B, yang mewakili orang yang berkomunikasi secara simultan atau dengan lebih objek lainnya layaknya komunikasi dalam pelatihan, dan X sebagai objek pembicaraan komunikasi. Menurut Newcomb, tingkah laku komunikasi terbuka antara A dan B dapat diterangkan melalui kebutuhan mereka untuk mencapai keseimbangan atau 22 keadaan simetris antara satu sama lain dan juga terhadap X. Komunikasi terjadi karena A harus berorientasi pada B dan pada X, serta B terhadap X.  


Untuk mencari keadaan simetris A melakukan upaya :

1. Melengkapi dirinya dengan informasi tentang  
    orientasi B terhadap X  dan hal ini dilakukan 
    melalui.
2. A terdorong untuk mempengaruhi atau merubah 
    orientasi B terhadap X, jika A menemukan keadaan 
    yang 
    tidak seimbang diantara mereka.
3. B dengan sendirinya juga akan mempunyai 
    dorongan yang sama terhadap orientasi X.

Besarnya pengaruh yang akan ditanamkan oleh A dan B satu sama lain, serta kemungkinan usaha masing-masing dalam meningkatkan keadaan simetris melalui tindakan komunikasi akan meningkat pada saat  ketertarikan dari Heider meningkat.

Dari pernyataan diatas maka dapat disimpulkan bahwa model dari Newcomb memusatkan perhatiannya pada pola hubungan yang ada antara individu dalam berkelompok dan pada objek yang mempengaruhi antara mereka.

Contoh Teori A-B-X

A dan B saling menyukai, A sangat cuek terhadap penampilan sedangkan B sangat memperhatikan penampilan (X). 
Dari contoh tersebut dapat disimpulkan sikap A terhadap B dan terhadap X saling bergantungan.

(Sumber : Buku Ilmu Komunikasi, Oleh : PROF Deddy Mulyana,M.A.,Ph.D) 

No comments:

Post a Comment